PENGARUH JALAN CEPAT (BRISK WALKING) TERHADAP PENURUNAN GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II YANG BEROBAT JALAN DI RUMAH SAKIT UMUM IMELDA PEKERJA INDONESIA MEDAN

  • Hamonangan Damanik STIKes IMELDA
  • Paskah Rina Situmorang STIKes Imelda Medan

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan suatu penyakit menahun yang ditandai oleh kadar kadar glukosa darah melebihi normal dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein yang disebabkan oleh kekurangan hormon insulin secara relatif maupun absolut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jalan cepat terhadap penurunan gula darah pada pasien DM tipe 2 yang berobat jalan di Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia (RSU IPI) Medan. Jenis penelitian ini menggunakan quasi experiment dengan desain penelitian “one group pretest and posttest”. Penelitian ini dilakukan pada pasien diabetes melitus tipe II yang berobat jalan di Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia (RSU IPI) Medan. Populasi pada penelitian ini adalah 109 orang. Tehnik sampling pada penelitian ini adalah accidental sampling (responden yang tersedia sewaktu dilakukan penelitian) dengan demikian jumlah sampel adalah 19 orang. Analisis statistik yang digunakan uji wilcoxon test. Setelah sampel ditentukan, maka peneliti akan melakukan penelitian dari rumah ke rumah pasien. Proses penelitian dilakukan yaitu dengan melakukan tes gula darah kemudian melakukan jalan cepat bersama pasien selama 30 menit kemudian dilakukan pengecekan kembali gula darah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pendetita DM mengalami penurunan kadar gula darah. Hasil analisis data menggunakan wilcoxon test diperoleh nilai p hitung 0,002 < 0,05. Disarankan kepada responden agar tetap menjaga kadar gula darah dengan melakukan latihan jasmani seperti jalan cepat.


 


Kata kunci: diabetes mellitus, jalan cepat, gula darah.


 


 


ABSTRACT


 


Diabetes Mellitus (DM) is a chronic disease characterized by excessive levels of protein and fats that contain protein, fat and protein caused by a deficiency of the hormone insulin. This study discusses how to improve DM in type 2 DM patients who seek treatment at the Indonesian Workers General Hospital (IPI Hospital) Medan. This type of research uses quasi-experimental research design "one group pretest and posttest". This study was conducted on type II diabetes mellitus patients who were treated at the Indonesian Workers' Hospital (IPI Hospital) Medan. The population in this study was 109 people. The research sample in this study was accidental sampling (respondents were available at the time of the study) so the number of samples was 19 people. Statistical analysis used Wilcoxon test. After the sample is determined, then the researcher will conduct research from house to house of the patient. The research process is carried out by carrying out a blood test then doing a brisk walk with the patient for 30 minutes and then checking the blood sugar again. The results of research that prove the distribution of DM The results of data analysis using the Wilcoxon test obtained p value of 0.002 <0.05. Published to respondents to keep blood sugar levels with physical exercise such as brisk walking.


 


Keywords: Diabetes Mellitus, Brisk Walking, Blood Sugar. 

Published
Sep 23, 2019
How to Cite
DAMANIK, Hamonangan; SITUMORANG, Paskah Rina. PENGARUH JALAN CEPAT (BRISK WALKING) TERHADAP PENURUNAN GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II YANG BEROBAT JALAN DI RUMAH SAKIT UMUM IMELDA PEKERJA INDONESIA MEDAN. JURNAL ILMIAH KEPERAWATAN IMELDA, [S.l.], v. 5, n. 2, p. 629-634, sep. 2019. ISSN 2597-7172. Available at: <http://ojs.stikes-imelda.ac.id/index.php/jilki/article/view/405>. Date accessed: 19 oct. 2019.