HUBUNGAN FUNGSI KELUARGA BIDANG KESEHATAN TERHADAP RELAPS PENDERITA ASMA BRONKHIALE DI PANTAI LABU DELI SERDANG

  • Nixson Manurung STIKes IMELDA

Abstract

Asma adalah suatu keadaan di mana saluran nafas mengalami penyempitan karena hiperaktivitas terhadap rangsangan tertentu, yang menyebabkan peradangan. Buruknya kualitas udara dan berubahnya pola hidup masyarakat diperkirakan menjadi penyebab meningkatnya penderita asma,'' (Faisal, 2007). Penelitian di Amerika Serikat mendapatkan prevalensi asma sekitar 3%, sementara di Inggris angkanya adalah sekitar 5%. Penelitian pada guru-guru di India menghasilkan prevalensi asma sebesar 4,1 %, sementara laporan dari Taiwan menunjukkan angka 6,2%. Di negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam dan Singapura, bronkitis, emfisema dan asma merupakan penyebab kematian ke delapan (Arief,  2009). Dukungan keluarga diharapkan mampu dapat menekan frekuensi kekambuhan asma bronkial yang berupa dukungan instrumental, dukungan informasional, dukungan penilaian, dan dukungan emosional. Keberhasikan pengobatan tidak saja ditentukan oleh obat anti asma, tetapi juga oleh kepatuhan minum obat dan hal-hal lainnya yang berhubungan dengan pencegahan timbulnya serangan asma. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada Hubungan Tugas Kesehatan Keluarga Terhadap Pencegahan Kekambuhan Pasien Asma Bronkhiale di Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang. Desain penelitian ini bersifat Deskriptif Korelasi rancangan penelitian cross sectional. Dari 39 responden mayoritas memiliki tugas keluarga dibidang kesehatan cukup jumlah responden 21 orang (53,8%) dengan pencegahan kekambuhan asma bronkial mayoritas baik sebanyak 21 responden (53,8%), dan tugas keluarga dibidang kesehatan kurang baik  dengan jumlah responden 7 (17,9%) dengan pencegahan kekambuhan asma bronkial buruk sebanyak 2 responden (5,1%). Dengan uji statistik chi – square didapatkan hasil p = 0,000 berarti p < 0,05 dapat disimpulkan bahwa “ Ada Hubungan Pengetahuan Keluarga dengan Sikap dalam Pencegahan Kekambuhan Asma Bronkial di Panti Labu Kabupaten Deli Serdang“.Kesimpulan bahwa dukungan keluarga sangat memegang peranan penting untuk terjadi atau tidaknya relaps pada penderita Asthma Bronchiale. Saran hasil penelitian ini bisa berguna untuk menambah wawasan dan sebagai bahan masukan untuk penyempurnaan penelitian selanjutnya terhadap Upaya Pencegahan kekambuhan asma bronkiale.


 


Kata Kunci : Fungsi Keluarga, Relaps, Asthma Bronchiale.


 


 


ABSTRACT


 


Asthma is a condition in which the airways experience constriction due to hyperactivity to certain stimuli, which cause inflammation. Poor air quality and changing patterns of life are thought to be the cause of increasing asthma sufferers, '' (Faisal, 2007). Research in the United States has an asthma prevalence of around 3%, while in the UK the figure is around 5%. Research on teachers in India resulted in a prevalence of asthma of 4.1%, while reports from Taiwan showed 6.2%. In neighboring countries such as Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam and Singapore, bronchitis, emphysema and asthma are the eighth causes of death (Arief, 2009). Family support is expected to be able to reduce the frequency of recurrence of bronchial asthma in the form of instrumental support, informational support, assessment support, and emotional support. Successful treatment is not only determined by anti-asthma drugs, but also by adherence to taking medication and other matters related to preventing the onset of an asthma attack. The purpose of this study was to determine whether there was a Family Health Task Relationship Against the Prevention of Recurrence of Asma Bronkhiale Patients in Labu Beach, Deli Serdang Regency. The design of this study is descriptive. The cross-sectional study design correlation. of the 39 respondents the majority had family duties in the field of health, the number of respondents was 21 people (53.8%) with the prevention of majority bronchial asthma recurrence in 21 respondents (53.8%), and family duties in the health sector with a number of respondents 7 (17 , 9%) with the prevention of recurrence of bad bronchial asthma by 2 respondents (5.1%). With the chi-square statistical test, the results obtained p = 0,000 means p <0.05. It can be concluded that "There is a Relationship between Family Knowledge and Attitudes in the Prevention of Bronchial Asthma Recurrence in Labu Nursing Home Deli Serdang District". Conclusion that family support plays an important role to occur or not relapse in Bronchiale Asthma sufferers. Suggestions for the results of this study can be useful to add insight and as an input for refining further research on Prevention.


 


Keyword : Family Function, Relapse, Asthma Bronchiale.

Published
Sep 23, 2019
How to Cite
MANURUNG, Nixson. HUBUNGAN FUNGSI KELUARGA BIDANG KESEHATAN TERHADAP RELAPS PENDERITA ASMA BRONKHIALE DI PANTAI LABU DELI SERDANG. JURNAL ILMIAH KEPERAWATAN IMELDA, [S.l.], v. 5, n. 2, p. 646-650, sep. 2019. ISSN 2597-7172. Available at: <http://ojs.stikes-imelda.ac.id/index.php/jilki/article/view/430>. Date accessed: 19 oct. 2019.